Di masa mudanya, Thio Sam Hong adalah murid yang sangat berbakat di Kuil
Shaolin. Karena diberlakukan semena-mena oleh para senior, Beliau
keluar dari Kuil Shaolin dan belajar mengembangkan Kungfu sendiri dengan
memperhatikan berbagai fenomena alam seperti terpaan angin keras
terhadap pohon bambu, pertarungan bangau dan ular, kokohnya pertahanan
belalang sembah dari terpaan angin dan lain-lain. Setelah mengerti &
memahami Intisari Alam Semesta, Thio Sam Hong muda menyepi di gunung
Hua San untuk menyempurnakan ilmu-ilmunya. Pada saat Beliau turun
gunung, Beliau menjelajahi seluruh Tiongkok dan mengadu ilmunya dengan
para Ahli Bela Diri dan/atau Pendekar semua aliran.
Berdasarkan literatur kuno, tercatat 2 pertarungan yang sangat terkenal, yakni pertama adalah pertarungan antara Thio Sam Hong dengan Pegulat Nomor 1 (Satu) Mongol yang sangat besar, kuat dan agresif. Belakangan diketahui pula bahwa Pegulat tersebut juga sangat ahli dalam berbagai aliran Kungfu Tiongkok. Pegulat Mongol tersebut konon mengalahkan banyak petarung Kuil Shaolin dan sejumlah Pendekar aliran keras lainnya.
Pertarungan antara Thio Sam Hong dengan Pegulat Mongol tersebut
dimenangkan oleh Thio Sam Hong dengan ilmu barunya, Tai Chi! Pertarungan
kedua adalah seorang diri Thio Sam Hong mengalahkan lebih dari 100
orang gangster di sarang penyamun hanya dengan tangan kosong! Semenjak
itu, Thio Sam Hong diakui oleh seluruh kalangan persilatan menjadi
Pendekar Tanpa Tanding pada saat itu. Setelah merasa cukup dalam
perantauanya, Beliau naik ke gunung Wudang (Butong) dan mendirikan
Perguruan Wudang dengan basis utama pengajaran : Taoisme. Thio Sam Hong
sendiri diyakini merupakan Pencipta Ilmu Tai Chi pertama dan sangat Ahli
dalam Ilmu Tao Yin (Nei Kung). Konon Thio Sam Hong hidup di 3 (tiga)
jaman (Immortal Taoist) dinasti, yakni Dinasti Sung, Dinasti Yuan (Monggol) dan Dinasti Ming (Han).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar